Dugaan Suap Proyek di Manggarai, Istri Bupati Nabit Tunda Beri Klarifikasi ke Polisi

Sebelumnya penyidik Polres Manggarai telah memeriksa sejumlah nama.

Meldy Hagur Nabit. (Foto: Facebook)

Ruteng, KN – Istri Bupati Manggarai Meldy Hagur Nabit belum juga memberikan keterangan kepada penyidik Polres Manggarai.

Panggilan terhadap istri orang nomor satu di Kabupaten Manggarai itu, terkait kasus dugaan suap proyek APBD Tahun Anggaran 2022.

Fridolinus Sanir, S.H selaku penasihat hukum Meldy Hagur meminta pihak Kepolisian untuk menjadwalkan ulang panggilan terhadap kliennya tersebut.

“Kami telah meminta jadwal ulang untuk memberikan klarifikasi ke penyidik Polres Manggarai,” kata Fridolinus kepada wartawan di Polres Manggarai, Senin 12 September 2022.

Setelah batal memberikan keterangan hari ini, Polres Manggarai kemudian menjadwalkan panggilan terhadap kliennya pada hari Kamis 15 September 2022.

Namun masih menunggu penyesuaian jadwal resmi dari penyidik Tipidkor Polres Manggarai.

“Untuk klarifikasi ibu Meldy kita tawarkan hari Kamis, sedangkan pengelola toko Monas hari Rabu mendatang,” ujarnya.

Terkait alasan kliennya tidak menghadiri panggilan Polres Manggarai, Fridolinus menjelaskan, yang bersangkutan sedang sibuk menjalani kegiatan TP PKK dan Dekranasda yang sudah terjadwal sebelumnya.

“Beliau hari ini masih full kegiatan sampai hari Rabu, sementara pengelola Toko Monas masih ada kesibukan opname mulai hari ini sampai besok,” jelas dia.

BACA JUGA:  Kejati NTT Kembalikan Tanah Keranga Seluas 30 Hektar ke Pemkab Mabar

Fridolinus menegaskan, kliennya tidak mangkir dari panggilan. Pasalnya sebagai kuasa hukum, dirinya telah mengirim surat permohonan penjadwal ulang panggilan terhadap kliennya kepada penyidik Tipidkor Polres Manggarai.

“Tidak mangkir, karena hari ini kita sudah berikan surat permintaan penundaan jadwal ulang untuk beri klarifikasi,” pungkas dia.

Sebelumnya, sejumlah nama juga telah dimintai keterangan oleh penyidik Tipidkor Polres Manggarai, terkait dugaan suap proyek ABPD Tahun Anggaran 2022.

Mereka adalah Adrianus Fridus, kontraktor asal Kecamatan Lelak, dan Rio Senta  yang adalah Tenaga Harian Lepas (THL) Dinas PUPR Manggarai.

Tidak hanya itu, penyidik Tipidkor Polres Manggarai juga telah meminta keterangan dari Tomy Gunawan alias Tomy Ngocung dan Wilibrodus Kengkeng, mantan Ketua Tim Sukses Hery-Heri pada Pilkada 2020 lalu.

Penyidik Tipidkor Polres Manggarai pun telah meminta keterangan dari istri Bupati Manggarai, Meldianty Hagur pada hari ini Senin, 12 September 2022. Namun yang bersangkutan masih sibuk sehingga tidak hadir. (*)