Setelah kejadian, kata Monika, pihak panitia mendatangi tenda miliknya dan berjanji akan mendiskusikan kejadian tersebut.

“Panitia sudah ketemu dengan saya setelah kejadian tadi. Mereka bilang nanti kita diskusikan bersama karena ini musibah,” ungkapnya.

Dikatakannya, kerugian akibat ambruknya terop stan pameran tersebut diperkirakan mencapai Rp7 juta. “Saya harap pihak panitia ganti rugi,” ucapnya.

Sementara Tian, salah satu peserta pameran yang menjual pakaian mengaku kecewa kepada panitia pameran FKM.

Menurut dia, sebelumnya mereka sudah memberikan masukan kepada pihak panitia terkait cara pemasangan terop karena tidak ada pengikatnya.

“Kami ini peserta pameran setiap tahun, tahu persis cara pemasangan terop. Seharusnya dalam pemasangan terop harus ada pengikat antara terop yang satu dengan yang lainnya. Tidak hanya memasang dengan cara memanjang, tetapi harus berjejer depan dan belakang,” tegasnya. (Yhono Hande)