“Program bedah rumah ini benar-benar sangat membantu masyarakat kecil. Kami masyarakat RT. 17 tahu betul bagaimana kondisi rumah ini sebelum dibedah oleh pemerintah. Rasanya sulit bagi mama Welmince untuk bisa memperbaiki rumahnya yang sudah rusak sebagian”, ungkapnya.
Welmince adalah seorang janda lanjut usia yang berprofesi sebagai tukang urut. Di rumah kecil dan tak layak huni itu dia tinggal bersama dengan anak serta cucunya. Sebelum dibedah kondisi rumah tersebut sangat memprihatinkan. Rumah kecil yang telah rusak karena terdampak badai siklon tropis seroja beberapa waktu lalu itu nyaris tak dilengkapi dengan kamar tidur.
Menurut Marten bantuan bedah rumah ini telah membalikkan situasi keluarga kecil ini untuk percaya bahwa ada harapan lewat program pemerintah Kota Kupang. Mereka akan terus mendukung seluruh program pemerintah dan berharap program seperti bedah rumah tetap berjalan dimasa – masa yang akan datang.
Sebelumnya selama dua hari berturut-turut Wali Kota Jeriko mengunjungi 7 keluarga penerima manfaat bedah rumah di kelurahan yang berbeda. Diawali dengan penyerahan kunci rumah milik janda Novi Ari Tiga di RT. 15/RW. 05, Kelurahan Manulai 2. Selanjutnya rombongan menuju kediaman janda Lodia Manikari di RT. 01/RW.01, Kelurahan Bakunase 2. Kemudian ke rumah Bapak Timoti Bire di RT. 14/ RW.04, Kelurahan Bakunase. Penyerahan hari itu, Kamis (28/7) berakhir di rumah Daniel David Adulenggu di RT.07/RW. 03, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo.



Tinggalkan Balasan