Ketika penggusuran bergeser ke lokasi milik H. Zainal Arifin Manasa, yang notabene memiliki bukti kepemilikan tanah, Sat Pol PP justru berhadap-hadapan dengan pihak keluarga, yang mengakibatkan sejumlah warga luka-luka.

“Ada beberapa warga yang terluka. Ini benar-benar tindakan aparat yang berlebihan. Warga yang sedang berjuang untuk haknya dianggap sebagai musuh pemerintah,” tandasnya. (*)