“Tetapi persoalan paling dasar adalah orang tidak memahami apa itu program dan bagaimana merumuskan program yang baik. Orang menyamakan saja program dan kegiatan. Program yang baik harus berangkat dari analisis masalah dan kebutuhan,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswi Unika St. Paulus Ruteng, Achi Sarni, mengapresiasi terlaksananya kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa (LKMM).
“Saya sangat senang karena kegiatan ini menjadi bekal bagi saya sebagai calon pemimpin untuk memahami prinsip-prinsip dasar kepemimpinan kristiania dan mengembangkan sebuah organisasi dengan tata kelola atau manajemen yang baik dan efektif,” tandasnya.
Untuk diketahui, para mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan LKMM. Mereka tampak senang, karena mendapat pengetahuan dan ketarampilan baru tentang kepemimpinan dan cara mendesain program. (*)



Tinggalkan Balasan