Selain itu kemampuan mengembangkan yang lain, dimana seseorang diikuti karena bisa membesarkan orang lain menjadi pemimpin, dan kelima integritas diri, dimana seseorang diikuti karena kualitas diri yang baik.

“Dari beberapa model ini, relasi tetap menjadi fondasi penting dalam kepemimpinan. Sebagai orang kristen, spiritualitas yang harus menjiwai kepemimpinan kita adalah cara hidup Yesus sendiri. Ia rela menjadi pelayan-hamba bagi semua,” jelasnya.

RD Beben Gaguk selaku pembicara kedua, mengatakan, pola manajemen yang baik dan efektif harus berdasarkan tiga hal, diantaranya perencanaan, monitoring dan evaluasi.

Selain itu, Beben Guguk menjelaskan tentang outcome, output/program kegiatan dan indikator ketercapaian outcome serta output harus dimilliki secara baik.

Dia menerangkan, kadang terlaksananya program sangat minim bukan karena perencanaan yang kurang bagus atau matang. Tetapi tidak adanya monitoring. Karena monitoring sangat penting untuk mengarahkan seluruh rencana program kerja yang sudah dibuat.