Abdula menambahkan, selain pada sektor pertanian, perubahan cuaca juga sangat berpotensi, akan berdampak pada kesehatan manusia. “Ada juga banyak orang sakit karena perubahan cuaca,” pungkasnya.

Kegiatan itu melibatkan 25 peserta dari enam desa yang tersebar dj wilayah Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, antara lain, Desa Golo Worok, Tal, Wewo, Rai, Bangka Lelak dan Desa Colol.

Untuk diketahui, kegiatan itu merupakan kerja sama antara Yayasan Ayo Indonesia dan KRKP di bawah koalisi Pangan Baik yang beranggotakan Kehati, Yaspensel, Ayu Tani, Ayo Indonesia dan KRKP.

Selain itu, dijalankan juga oleh Koalisi Pangan Baik sebagai bagian dari kegiatan Koalisi Voices For Just Climate Action Indonesia yang di komando oleh Hivos. (*)