Bupati Manggarai Pertimbangkan 26 ASN Non Job Pada Mutasi Berikut

Belum semua pejabat bisa diberikan jabatan sekaligus dalam suatu putaran mutasi, tapi akan dilakukan secara perlahan-lahan.

Bupati Manggarai Hery Nabit (Foto: Istimewa)

Ruteng, KN – Bupati Manggarai Herybertus G.L. Nabit mengaku telah mengirim surat jawaban kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait kisruh 26 pejabat yang non job.

Demikian disampaikannya usai kegiatan Musrenbang RKPD yang dilaksanakan di gedung MCC Ruteng, Senin, 11 April 2022.

Bupati Nabit menyampaikan bahwa, dalam surat jawabannya ke KASN, ia menyatakan akan mempertimbangkan kembali untuk mengakomodir 26 pejabat yang dibebastugaskan belum lama ini.

“Jawaban kita sudah masuk dan yang pasti saya sudah tanda tangan soal dikirim atau tidak itu urusan teknis,” ungkap Bupati Nabit kepada wartawan.

Intinya adalah, kata Bupati Nabit, bahwa Pemkab Manggarai tetap konsisten dengan pernyataan di awal bahwa tidak sedang menonjobkan pejabat.

“Kan ini kita harus mengatur lebih lanjut, karena itu kita memberi jawaban bahwa dalam waktu dekat ini, ada mutasi lagi sehingga ada beberapa yang dimasukkan dalam proses mutasi itu, sehingga ada lagi jabatannya. Semangatnya kan begitu,” katanya.

BACA JUGA:  Tahun 2023, BPKP Sarankan 3 Pemda di NTT Pangkas Anggaran Rp125 Miliar

Menurutnya, belum semua pejabat bisa diberikan jabatan sekaligus dalam suatu putaran mutasi, tapi akan dilakukan secara perlahan-lahan.

“Intinya kita tetap pada konsep tidak untuk melawan KASN, tetapi kita tetap konsisten saja dari awal. Makanya saya tidak pernah gunakan kata non job. Kita sedang mengatur tim kerja, kita masukkan dulu, yang belum pas kasih keluar dulu, kemudian kita lihat lagi yang ini ada yang pensiun masuk lagi,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto menegaskan Bupati Manggarai Herybertus Nabit wajib melaksanakan rekomendasi KASN, terkait adanya aduan 26 ASN yang dinonjobkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai beberapa waktu lalu. (*)