GMNI Kupang Gelar Kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di Panti Asuhan Nok Manekan Fatukoa.

GMNI Kupang Gelar Kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (Foto: Hendra)

Kupang, KN – GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Cabang Kupang menggelar kegiatan Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD).

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di Panti Asuhan Nok Manekan Fatukoa, mulai tanggal 05-08 April 2022, dengan Tema “Aktualisasi Nilai Marhaenisme sebagai Pembangunan Karakter Kader di dalam Kehidupan Berbangsa”.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang GMNI Kupang Christin Banase berpesan kepada seluruh kader GMNI, agar terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menentukan arah gerak bangsa ini kita terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, karena saat ini saya melihat telah terjadi kemunduran nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan ini,” kata Christin.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak dengan caranya masing-masing yang berkontribusi untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Saya berterimakasih kepada seluruh pihak dengan caranya baik secara moril maupun materil yang telah bersumbangsih dalam kegiatan ini. Kiranya Tuhan selalu memberkati niat baik kalian yang terus merawat generasi bangsa,” ucapnya.

BACA JUGA:  Hakim Nilai Keterangan Randy Badjideh Aneh dan Berubah-ubah

Di akhir sambutannya, Christin mengatakan bahwa Bung Karno pernah berkata “Selagi masih ada tangis di gubuk Marhaen perjuangan belum usai”.

Christin meminta agar semangat Bung Karno selalu bergelora dalam diri setiap kader GMNI Cabang Kupang.

Sementara itu, Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI NTT Niko Frans dalam sambutannya sekaligus menutup kegiatan ini menegaskan idelisme kader GMNI harus terus dijaga sampai kapanpun.

“Idealisme harus terus di jaga sampai kapanpun. Jika idealisme mu terus hidup, maka engkau yang akan menentukan dengan jujur segala sesuatu untuk keberlangsungan bangsa,” tutup Niko Frans. (Hendra Langoday)