Saat itu, lanjut dia, Bupati Hery mengeluarkan pernyataan kepada partai pengusung untuk keluar atau tarik diri sebagai partai pengusung.
“Seharusnya itu ada tindak lanjutnya, silahkan tarik dukungan dalam arti mereka harus benar-benar berada pada koridor yakni sebagai mitra kritis, itu artinya yang salah tetap dikritisi dan yang benar didukung dan diberi apresiasi,” tandasnya.
Edi pun meminta kepada DPRD di Kabupaten Manggarai untuk tetap bekerja sesuai tupoksi, jangan jadi jongosnya bupati
“Kemaren itu kan Bupati terang-terangan berkomentar soal tarik dukungan sebagai partai pengusung, itu kan kode ya kalau berani ayo gayung bersambung tarik dukungan,” tutupnya (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan