Bisnis  

Bank NTT Raih Opini Wajar Dalam Semua Hal Material Berdasarkan Hasil Audit KAP

Kantor Akuntan Publik (KAP) merupakan penunjang dalam memberikan jaminan atas suatu laporan keuangan yang bebas dari kesalahan material.

Kantor Pusat Bank NTT (Foto: Alorpos)

Labuan Bajo, KN – PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur memperoleh Opini Wajar Dalam Semua Hal Yang Material berdasarkan audit Kantor Akuntan Publik (KAP).

Kantor Akuntan Publik (KAP) merupakan penunjang dalam memberikan jaminan atas suatu laporan keuangan yang bebas dari kesalahan material.

Hasil audit KAP adalah salah satu indikator penilaian keuangan, bahwa Bank NTT telah menerapkan praktek-praktek perbankan yang berlaku umum (best practices).

Sebelumnya telah ditunjuk KAP: Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan agar melakukan pemeriksaan atas kinerja keuangan Bank NTT yang berakhir 31 Desember 2021.

Berdasarkan hasil audit terhadap laporan keuangan Bank NTT Tahun  Buku 2021, maka PT. BPD NTT mendapatkan opini “Wajar Dalam Semua Hal Yang Material”.

Hasil audit ini kemudian dilaporkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Labuan Bajo yang digelar hari ini Kamis 17 Maret 2022.

Untuk diketahui, banyak capaian hebat yang diraih oleh Bank NTT selama tahun 2021 yakni bank kebanggaan masyarakat NTT ini, berdasarkan hasil penilaian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas tingkat kesehatan Bank NTT tahun 2021, pada tanggal 1 Maret 2022; Bank NTT mendapatkan penilaian peringkat 2 (SEHAT).

BACA JUGA:  Tiba di Labuan Bajo, Wapres Ma’aruf Amin Dijemput Wakil Gubernur NTT

Selama belasan tahun Bank NTT menyandang status sebagai bank dengan komposit 3 (Cukup Sehat).

Saat ini, seluruh manajemen sementara bekerja keras agar pada tahun 2024 nanti, Bank NTT boleh menyandang status sebagai Bank Devisa.

Karena itu, berbagai inovasi layanan dilakukan, dengan melibatkan seluruh SDM yang dimiliki oleh bank ini.

Pada tahun 2021, Bank NTT pun mencatat sejarah sebagai BPD yang meluncurkan layanan hybrid, yakni perpaduan layanan konvensional dan digital yang diberi nama Smart Branch, yang mulai diterapkan pada dua kantor, masing-masing Kantor Cabang Khusus (KCK) dan Kantor Cabang Utama (KCU).

Rupanya layanan ini mendapat perhatian dari sejumlah BPD di Indonesia, sehingga layanan Smart Branch Bank NTT dijadikan sebagai rujukan dalam study banding mereka.

Bank NTT pun meraih sejumlah penghargaan dari berbagai lembaga atas kinerja keuangan yang mumpuni, serta sejajar dengan bank-bank besar tanah air. (Humas Bank NTT)