Untuk sarana dan prasarana, kata dia, sampai saat ini pihaknya masih mengalami kekurangan rumah untuk dokter gigi, serta sarana dan prasarana lain seperti meja, kursi dan masih yang harus dilengkapi.
Terkait kerusakan gedung memang sejak awal gedung dibangun sudah ada kebocoran di sengnya, dan sudah beberapa kali ada tim yang datang melihat, tetapi realisasinya belum maksimal.
“Sehingga bisa dilihat dari beberapa plafon di setiap ruangan sudah roboh karena atapnya bocor. Itu yang membuat plafonnya roboh,” ucap Yeni Veronika.
Ia menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kepada Dinas Kesehatan baik secara tertulis maupun via WhatsApp. Bahwa terjadi kerusakan karena kebocoran, tetapi belum ada tanggapan lebih lanjut dari dinas kesehatan.
“Harapannya semoga Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bisa memperhatikan gedung ini dan segera direhab karena itu akan sangat membantu kami dalam melayani semua masyarakat yang datang berkunjung kesini. Dan juga keselamatan kami petugas dalam memberikan pelayanan di sini,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan