Kupang  

Dana Seroja Cair, DPRD Apresiasi Kerja Keras Bupati Korinus Masneno

Bupati Kupang bersama anggota DPRD dan jemaat Klasis Sulamu (Foto: Pkp Kabupaten Kupang)

Oelamasi, KN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Yohanis Mase mengapresiasi kerja keras Bupati Kupang dan jajaran dalam menyalurkan dana bantuan Seroja.

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, tantangan yang dihadapi pemerintah Kabupaten Kupang selama tahun 2021 memang sangat berat.

Selain mencegah pandemi Covid-19, pemerintah juga harus turun tangan menangani bencana badai Siklon Tropis Seroja yang melanda sebagian wilayah NTT pada April 2021 silam.

Menghadapi tantangan berat itu, pemerintah Kabupaten Kupang dinilai berhasil menangani Covid-19 dan korban bencana Seroja. Buktinya saat ini terdapat 11.036 KK di Kabupaten Kupang bakal mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemerintah pusat.

“Kerja keras Bupati Kupang memperoleh bantuan stimulan perbaikan rumah korban badai Seroja dari pemerintah pusat sebesar Rp229.090.000.000 patut diapresiasi,” kata Anis Mase dalam forum sidang jemaat Klasis Sulamu, Senin 19 Januari 2022.

Di samping itu, kata Anis Mase, selama menjadi anggota DPRD Kabupaten Kupang, baru di jaman Bupati Korinus Masneno, dukungan yang diberikan pemerintah terhadap DPRD sangat baik.

“Sejarah menyatakan satu-satunya Bupati yang mendukung DPRD, dengan menganggarkan Dana Inovasi, barulah Bupati Kupang, Korinus Masneno,” pujinya.

Ia menjelaskan, Dana Inovasi bukan untuk kebutuhan DPRD, melainkan kerja sama antara pemerintah dan DPRD dalam menyukseskan program Revolusi 5P.

BACA JUGA:  Pemkab Kupang Bahas Penyusunan KLHS dan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah

“Masing-masing DPRD Kabupaten Kupang rancang program dan realisasikan bersama rakyat,” tandasnya.

Sementara Bupati Kupang Korinus Masneno dalam kesempatan yang sama menegaskan, sidang Kalsis dapat melahirkan program-program yang meningkatkan iman, dan spiritual, ekonomi, juga sosial budaya.

Bupati Kupang meminta agar penyusunan program tahun 2022 bisa didiskusikan bersama pemerintah, agar program yang dilaksanakan bisa meningkatkan kehidupan ekonomi jemaat menjadi lebih sejahtera.

“Tetapkan program kerja sesuai dengan kebutuhan jemaat atau masyarakat yang relevan dengan program Revolusi 5P. Esensinya, sebuah usaha dibangun bukan karena intelektual melainkan iman spiritual yang bagus,” tegas Bupati Masneno.

Ia menegaskan, ke depan diperlukan adanya kolaborasi masyarakat dan gereja dalam rangka penguatan spiritual. Klasis harus mampu membimbing jemaat, khususnya terkait program kerja dan pemanfaatannya. Jika semua hal di atas dilakukan dengan baik, maka Bupati Korinus Masneno menegaskan dirinya siap membantu secara finansial.

“Sampaikanlah apa yang menjadi kebutuhan. Dari sisi pertanian,  integrasikan kelompok tani dengan klasis. Begitu juga dengan peternakan, perkebunan, perikanan dan pariwisata,” ungkap Masneno. (Pkp Kabupaten Kupang)