Ia menjelaskan, dari semua stok pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat melalui Provinsi NTT telah didistribusikan ke setiap Kecamatan di Kabupaten Manggarai.
Hendrikus berjanji untuk menanyakan persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi ini ke setiap pengecer di setiap Kecamatan.
“Nanti saya tanya kepada seluruh pengecer di 12 Kecamatan, apakah kewajiban mereka sudah tebus ke distributor? Karena ketersediaan pupuk itu tergantung tebusan mereka ke distributor,” tutupnya.
Untuk diketahui alokasi pupuk subsidi di setiap Kecamatan di Kabupaten Manggarai adalah sebagai berikut:
1. Kecamatan Reo pupuk urea 185.00 ton pupuk NPK 66.00 ton.
2. Kecamatan Reok Barat pupuk urea 178.00 ton pupuk NPK 70.00.
3. Kecamatan Cibal pupuk urea 145.00 ton pupuk NPK 78.00 ton.
4. Kecamatan Cibal Barat pupuk urea 137.00 ton pupuk NPK 95.00 ton,
5. Kecamatan Wae Ri’i pupuk urea 323 ton pupuk NPK 466.00 ton,
6. Kecamatan Langke Rembong pupuk urea 141.00 ton pupuk NPK 112.00 ton,
7. Kecamatan lelak pupuk urea 89.00 ton pupuk NPK 72.00 ton,
8. Kecamatan Ruteng pupuk urea 570.00 ton pupuk NPK 559.00 ton,
9. Kecamatan Rahong Utara pupuk urea 123.00 ton pupuk NPK 104.00 ton,
10. Kecamatan Satar Mese pupuk urea 701.00 ton pupuk NPK 401.00 ton,
11. Kecamatan Satar Barat pupuk urea 290.00 ton pupuk NPK 193.00 ton,
12. Kecamatan Satar Mese Utara pupuk urea 142.00 ton pupuk NPK 90.00 ton. (*)



Tinggalkan Balasan