Bisnis  

Direksi Bank NTT Hebat dan Punya Inovasi Cerdas Modern

Jajaran Direksi Bank NTT (dari kiri ke kanan, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Umum Bank NTT, Yohanis Landu Praing, Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Stefan Messakh, dan Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu) sedang berfoto bersama salah satu mesin digital layanan perbankan, yang mulai dioperasikan hari ini, tepat saat HUT ke-59 / Foto: Istimewa

Kupang, KN – Pada hari ini Sabtu 17 Juli 2021, PT Bank NTT merayakan Hari Ulang Tahun yang ke-59. Dengan usia yang semakin tua, Bank NTT terus tumbuh menjadi bank kebanggaan masyarakat NTT.

Mantan Direksi Bank NTT, Ibrahim Imang yang ditemui Koranntt.com, jelang perayaan HUT Bank NTT ke-59, menyampaikan kesan dan pesan terkait perubahan yang sangat nyata di Bank NTT saat ini.

Menurut Direktur Utama PT Jamkrida NTT ini, Bank NTT telah berubah menjadi bank yang modern, karena hasil kerja cerdas dari jajaran Direksi saat ini.

“Bank NTT tumbuh dengan baik. Bank NTT semakin dikenal di mana-mana. Bagi saya, inovasi yang dibuat saat ini sangat luar biasa dengan tagline Super Smart Bank,” ucap Ibrahim Imang kepada Koranntt.com, Jumat 16 Juli 2021.

Meski masih banyak kekurangan, tetapi sebagai mantan Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, ia harus jujur mengakui bahwa Direksi Bank NTT saat ini bekerja sangat maksimal dan sungguh-sungguh, terutama dalam bidang inovasi.

“Bank ini mampu dibawa menjadi Bank yang besar dan modern. Dulu jamannya kita, belum terlalu banyak yang dibuat. Tetapi sekarang mereka (direksi,red) lebih banyak belajar, dan saya akui perubahan saat ini sudah cukup baik,” jelas Ibrahim Imang.

Selain menyampaikan apresiasi, Dirut PT Jamkrida NTT juga memberikan pesan kepada Direksi Bank NTT, agar lebih memperhatikan kerja-kerja kantor cabang.

Perhatian terhadap cabang harus benar-benar ketat. Terutama dalam bidang analisa dan penjaminan.

“Karena Kepala Cabang saat ini muda-muda semua. Bukan tidak mampu, tapi namanya anak muda, kadang-kadang emosinya masih menggebu-gebu ingin cepat, tetapi resikonya kurang menjadi perhatian,”  pesannya.

Sebagai mantan Direksi, Ibrahim Imang  mengapresiasi kerja cerdas Direksi Bank NTT saat ini, karena mampu membawa Bank NTT menjadi bank yang terkenal hingga di pelosok desa-desa.

BACA JUGA:  Bupati Belu: Bank NTT Sehat Menuju Bank Devisa, Pemkab Setor Modal Rp5 Miliar Tahun Ini

Super Smart Bank

Sementara Bank NTT di tahun ini membuat gebrakan besar. Dalam melaksanakan fungsi utamanya yakni intermediasi keuangan, dihadirkanlah layanan-layanan baru yang serba digital. Layanan ini akan diluncurkan pada 17 Juli 2021 (hari ini, red), tepat di ulang tahun Bank NTT yang ke-59.

Hal ini pantas dilakukan, karena Bank NTT ingin mempertegas statusnya sebagai Super Smart Bank. Akan ada beberapa fitur layanan m-Banking baru seperti setiap nasabah bisa melakukan inisiasi pinjaman, mengecek nilai rekening baik itu giro, tabungan maupun deposito. Kemudian ada virtual account, belanja online karena sudah terkoneksi dengan super aps.

Pada M-Banking yang baru, setiap nasabah bisa membayar tagihan Samsat, PBB, BPJS, serta uang sekolah. Ada juga akses pembayaran dengan menggunakan QRIS yang semula plafonnya Rp 2,5 juta naik menjadi Rp 5 juta.

Untuk layanan serba digital ini, Bank  NTT baru menerapkannya di dua kantor yakni di Kantor Cabang Utama (KCU) dan Kantor Cabang Khusus (KCK). Selanjutnya akan bertahap di kantor-kantor cabang yang lain.

Seluruh SDM yang ditempatkan di dua kantor ini melalui tahapan seleksi ketat. Mereka diantaranya security, cusstomer service (CS), teller, serta supervisor.

Konsep berikutnya yakni digital lounge. Ini masih pada tahapan develop dan mencari format yang pas. Dalam digital lounge, Bank NTT akan mewujudkan layanan jasa perbankan yang ada café, ekonomi kreatif dan aktif selama 24 jam.

Dengan layanan-layanan seperti itu, Bank NTT seolah menemukan blue ocean strategy yang baru, dan tidak lagi bersaing di bisnis yang konvensional di laut yang merah, melainkan diciptakannya laut biru yang baru sehingga bisnis kreatif bank bisa bertumbuh. (*)