Kupang  

Dampak Badai Seroja di Kabupaten Kupang, 12 Orang Meninggal Dunia, 3 Masih Hilang

Aparat TNI-POLRI di Amfoang Timur membantu warga melakukan pembersihan puing-puing rumah yang runtuh akibat badai seroja / Foto: Dok. Polres Kupang

Oelamasi, KN – Pemerintah Kabupaten Kupang merilis data terbaru korban bencana alam badai siklon tropis seroja di Kabupaten Kupang.

Ketua Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Kupang, Obeth Laha mengatakan, hingga Minggu 11 April 2021, jumlah korban jiwa yang meninggal dunia mencapai 12 orang. Sementara 3 orang masih hilang dan belum ditemukan.

“Sementara untuk korban luka-luka masih dilakukan identifikasi data,” ujar Obeth Laha, seperti dikutip dari press rilis Bagian Prokopim Kabupaten Kupang.

Dia menjelaskan, rumah warga tedampak bencana sampai saat ini berjumlah 8.422 unit yang terdiri dari 2.821 rumah rusak ringan, 991 rumah rusak sedang, dan 4.610 rumah rusak berat.

Kemudian fasilitas publik yang terdiri dari kantor pemerintahan, sekolah, rumah ibadah, fasilitas kesehatan, jalan dan jembatan yang terdampak badai siklon tropis seroja berjumlah 197 unit, yang tersebar di 24 Kecamatan di Kabupaten Kupang.

BACA JUGA:  Ira Ua Diperiksa Polda NTT, Penasehat Hukum: Dia Baik-baik Saja

“Lahan pertanian di Kabupaten Kupang yang terdampak berjumlah 8.007 Ha dengan rincian 2.713 rusak ringan, 1.548 rusak sedang, dan 3.746 rusak berat,” ungkap Obeth Laha.

Sekda Kabupaten Kupang ini berharap, agar warga dapat berperan aktif melaporkan dan mendata kerusakan, serta korban jiwa akibat badai siklon tropis seroja tersebut.

“Hal ini perlu kami sampaikan, mengingat sampai saat ini masih tedapat beberapa wilayah yang terisolir infrastruktur jalan dan komunikasi, sehingga menghambat proses pendataan, pencarian, penyelamatan maupun evakuasi korban,” tandas Obeth Laha.

Pemkab Kupang juga membuka layanan call center melalui nomor 081 353 711 55 dan 081 339 430 050. Bagi warga yang ingin memberikan atau mendapatkan informasi, bisa menghubungi kedua nomor tersebut.*