BNPB Salurkan Logistik Pencegahan Covid-19 untuk Kabupaten Ende

Bantuan logistik dari BNPB tiba di Kabupaten Ende / Teja

Ende, Koranntt.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyalurkan sejumlah bantuan medis kepada Pemerintah Kabupaten Ende.

Penyerahan bantuan medis kepada Pemda Ende sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan BPBD Provinsi NTT, Else Theodora Hayer, S.Sos kepada Asisten II Kabupaten Ende, Derson Duka, di lapangan sepak bola SMA Suryadikara Ende, Kamis 18 Februari 2021.

Staf BPBD Provinsi NTT, Hura Lois Rajapono mengatakan, bantuan tersebut bersumber dari BNPB yang diserahkan untuk Kabupaten Ende dan Sikka. Pendistribusian bantuan menggunakan helikopter.

“Bantuan sebanyak 9 paket, terdiri dari APD, 240 pcs masker, masker kain 3000 pcs, masker KN95 600 pcs, masker KN 94 100 pcs, masker medis 600 pcs, shoe cover 50 pcs, hand sanitizer 5 liter 1 jirgen, hand sparay 24 pcs dan face shield 200 pcs,” jelas Lois Rajapono.

BACA JUGA:  Dinilai Tidak Responsif, Gubernur NTT Pecat Kepala BPBD

Sementara Asisten II Kabupaten Ende, Derson Duka berharap semoga dengan bantuan dari BNPB dapat berguna untuk mengatasi penyebaran covid-19 yang semakin tinggi di Kabupaten Ende.

“Semoga bantuan yang kita dapat hari ini bisa mengatasi masalah yang ada. Selanjutnya bantuan akan disimpan di kantor BPBD Ende, sebelum didistribusikan sesuai permintaan,” jelasnya.

Sekertaris BPBD Kabupaten Ende, Ida Muda Mite, kepada awak media menjelaskan, proses pendistribusian akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit. Selain itu, pihaknya juga sedang mengusulkan kepada BNPB untuk penambahan bantuan.

“Pengusulan tersebut sudah dilakukan melalui surat permohonan dari Bupati Ende kepada BNPB. Usulannya berupa 25 ribu swab antigen, 500 kantong jenazah dan 30 ribu APD,” imbuhnya dan menambahkan, Kabupaten Ende selama ini telah menerima bantuan sebangak tiga kali dari BNPB. (TR/AB/KN)