Daerah  

Beredar Isu Ikan Beracun, DKP Manggarai: Itu Tidak Benar

Uji coba ikan yang diduga beracun / Foto: Iren

Ruteng, Koranntt.com- Beredarnya informasi keracunan ikan tongkol dan tembang di pasar Inpres Ruteng-Manggarai kian meresahkan para pedagang ikan dan membuat pasar mendadak sepi.

Menanggapi informasi itu, para pedagang ikan kemudian berinisiatif mendatangi Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Manggarai guna melakukan dialog dengan dinas terkait.

Juru bicara pasar Inpres Ruteng, Beni Darman mengatakan, akibat isu keracunan ikan di Pasar Inpres, mengakibatkan pedagang ikan mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Penjual ikan di pasar Inpres Ruteng sangat rugi terkait informasi keracunan ikan tongkol dan tembang itu. Seminggu terakhir, pasar mendadak sepi dan kami mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat ikan yang dijual tidak laku,” ujar Beni Darman saat beraudiens dengan Dinas Kelautan dan Perikanan, Senin (11/01/2021)

Ia meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk segera melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan warga pasar serta masyarakat sehingga mereka mengetahui ikan yang dijual pedagang tetap terjaga dan aman untuk dikonsumsi.

BACA JUGA:  VBL Gelorakan Spirit Kepemimpinan, Sebut TJPS Program dari Tuhan Yesus

“Kami harap Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai segera menginformasikan kepada seluruh masyarakat bahwa isu tentang racun ikan itu tidak benar,” jelasnya

Mengetahui informasi tersebut, Kepala Dinas Perikanan melalui Sekretarisnya Lambertus Paput bersama stafnya langsung ke lokasi pasar untuk memantau dan melakukan pengecekan sampel ikan.

“Berdasarkan hasil tes sampel, diketahui bahwa ikan yang dijual pedagang di pasar Inpres Ruteng layak untuk di konsumsi. Isu terkait ikan racun yang beredar luas di publik itu tidak benar,” tegasnya.

Untuk meyakinkan masyarakat, kata Lambertus, pihaknya akan memasang spanduk berukuran besar di lokasi pasar Inpres Ruteng, terkait isu hoaks racun ikan tersebut.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan untuk tidak panik dan merasa takut untuk membeli ikan di pasar Inpres Ruteng.

“Kami akan pasang spanduk besar di pasar agar masyarakat tidak takut membeli ikan. Informasi yang beredar itu tidak benar,” imbuhnya. (YH/KN)